
Senin, 18 November 2019 dosen utusan dan sekaligus Ketua Jurusan Administrasi Bisnis yaitu Ahmad Rifa’i, SSos, MSi mengikuti Wokshop dan Validasi Pelaporan Data PDDikti Semester Genap 2018/2019 yang diselenggarakan oleh Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) Unila di Hotel Emersia Bandar Lampung. Kegiatan ini diikuti oleh 170 peserta terdiri dari para Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerjasama, para Ketua Program Studi Diploma D3, Sarjana S1, Magister S2, Doktor S3, para Kasubag Akademik Fakultas dan Operator, Tim Teknis Siakad, dan Tim Sister di lingkungan Unila. Acara workshop dibuka langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Profesor Dr Bujang Rahman. Dalam sambutan Profesor Bujang Rahman menyampaikan pentingnya ketertiban dalam pengisian KRS (Kartu Rencana Studi) dan KHS (Kartu Hasil Studi) di Siakad (Sistem Informasi Akademik).

“Transaksi akademik ini wajib dilaporkan setiap semester ke Forlap Dikti sesuai waktu yang sudah ditentukan,” kata Profesor Bujang Rahman. Apabila ada keterlambatan dalam pelaporan maka harus mengajukan pembukaan periode pelaporan ke Pusdatin Kemenristekdikti. Setelah disetujui, maka perbaikan laporan baru bisa dilakukan. Seiring penerapan NINA (Nomor Ijasah Nasional) keterlambatan pelaporan berakibat data calon lulusan masuk kategori ‘Tidak Eligible’ sampai dilengkapi datanya di Forlap Dikti supaya menjadi eligible. Sesuai Permenristekdikti penerapan NINA ini wajib digunakan mulai 29 Desember 2020.

Acara Workshop Validasi Data PDDikti (Pangkalan Data Pendidikan Tinggi) menghadirkan pembicara Tim Sister Unila M Komarudin ST, MT dan Mahendra Pratama ST, MEng yang menyampaikan materi Korelasi Forlap Dikti dengan Sister, BKD (Beban Kerja Dosen), dan Serdos (Sertifikasi Dosen). Selanjutnya disampaikan juga materi Hasil Pelaporan Forlap Dikti Semester Genap 2018/2019 oleh Bambang Sundari, S.Kom dari Tim BAK Unila. Di akhir sesi workshop Tim Teknis Siakad Muji Rahmad Ramlan SE, MBA menyampaikan materi Siakad Generasi Terbaru Sebagai Sumber Data Utama Pelaporan Forlap Dikti. Dalam workshop ini kepada peserta diajarkann tentang teknik mengecek pelaporan melalui aplikasi feeder dan laman Forlap Dikti. Selain itu peserta dikenalkan dengan Siakad Generasi Terbaru dari sisi user Ketua Program Studi (Kaprodi). User Kaprodi memuat fitur-fitur yang dapat di isi oleh Kaprodi. Selain itu Kaprodi juga diminta memberikan masukan untuk melengkapi fitur yang sudah ada dalam rangka penyempurnaan Siakad Generasi Terbaru tersebut. (AR)