Penghujung bulan April ini kembali menjadi hari yang membahagiakan bagi civitas akademika, khususnya bagi Calon Alumni Bisnis Universitas Lampung (Abinila), Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis FISIP Unila. Hari itu, Kamis 23 April 2026 sebanyak 12 orang calon Abinila mengikuti Yudisium Doktor, Magister, Sarjana, dan Diploma Periode V April Tahun Akademik 2025-2026. “Yudisium hari ini diikuti oleh 95 calon wisudawan Diploma, Sarjana, Magister, dan Doktoral. Dari Jurusan S1 Administrasi Bisnis sebanyak 12 calon wisudawan”, jelas Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP Unila Prof. Dr. Noverman Duadji, S.Sos, M.Si.

Dalam Yudisium Periode April ini, sebagian besar (58,33%) calon Abinila berhasil lulus dengan predikat Sangat Memuaskan. Predikat ini diperoleh karena calon-calon lulusan Abilina berhasil memiliki capaian IPK 3,01 – 3,50. Bahkan sebanyak 41,67% calon lulusan Abinila berhasil lulus dengan predikat Pujian (Cumlaude). Mereka berhasil memperoleh predikat Pujian karena memiliki IPK diatas 3,50 dengan masa studi kurang dari 4 tahun atau 8 semester. Predikat-predikat ini dapat membantu lulusan untuk mencari pekerjaan. “Selamat dan apresiasi untuk kalian semua yang telah menyelesaikan kuliah. Ini bukan akhir pencapaian prestasi akademik, tetapi awal dari kiprah kalian di dunia nyata”, ucap Dekan FISIP Unila, Prof. Dr. Anna Gustina Zaenal, S.Sos, M.Si.

Sebagian besar (83,33%) calon Abinila Yudisium Periode April ini juga memiliki nilai TOEFL (Test of English as a Foreign Language) yang tinggi, yaitu lebih besar atau sama dengan 450. Nilai TOEFL bagi calon lulusan diantaranya berfungsi sebagai syarat untuk melanjutkan studi (S2), melamar beasiswa, untuk kepentingan institusional lainnya, atau melamar kerja. Pada akhirnya para lulusan Abinila juga diharapkan dapat berperan dengan membantu menerima adik-adik tingkatnya untuk Magang dan PKL (praktek kerja lapang) di tempat mereka bekerja.

Dalam sambutannya Dekan FISIP Unila juga menyampaikan do’a dan harapan “semoga dalam sepuluh atau dua puluh tahun lagi kita akan bertemu dengan situasi yang lebih baik lagi. Semoga kalian semua dapat berkiprah dan berkuntribusi untuk negara ini”, ungkapnya. Para lulusan FISIP juga harus selalu siap menjaga nama baik almamater. Demikian juga halnya dengan FISIP Unila tetap memerlukan kontribusi dari para alumni dalam memajukan lembaga tercinta ini.

Salah seorang perwakilan calon wisudawan dari Jurusan Ilmu Pemerintahan, Marcel Rafi Pratama, mengatakan “Fisip memiliki fasilitas yangg unggul di Unila. Fisip adalah ‘Singapore-nya Unila’, karena memiliki fasilitas yang lengkap dan mempesona”, ujarnya. Marcel mengajak kepada para mahasiswa agar jangan hanya bisa mengkritisi, tapi jangan lupa juga untuk mengapresiasi. Marcel juga berharap semoga akan banyak lahir para politisi dari Fisip, yang benar-benar memiliki keilmuan tentang sosial dan politik.

Terpisah Ketua Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis FISIP Unila, Dr. Ahmad Rifa’i, S.Sos, M.Si menjelaskan bahwa sebanyak 58,33% calon Abinila Yudisium Periode April ini adalah para penyumbang kelulusan tepat waktu (KTW) untuk tahun 2026. KTW merupakan jumlah mahasiswa Program Sarjana (S1) yang berhasil menyelesaikan studi ≤ 4 tahun, jika dibandingkan dengan total mahasiswa aktif pada angkatan tersebut (angkatan 2022). “Alhamdulillah KTW kami dari tahun ke tahun selalu meningkat. Pada tahun 2024 KTW kami sebesar 48%, dan pada tahun 2025 KTW kami sebesar 69,68%”, jelasnya.

Logo Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis FISIP Unila