Berhasil Lulus KTW, 18 Calon Abinila Siap Bersaing Di Dunia Bisnis dan Pasar Kerja Nasional

Jum’at, 27 Maret 2026 kembali menjadi hari yang sangat membahagiakan bagi civitas akademika, khususnya bagi Calon Alumni Bisnis Universitas Lampung (Abinila), Jurusan Ilmu Administrasi FISIP Unila. Hari itu sebanyak 19 orang calon Abinila telah mengikuti Yudisium Doktor, Magister, Sarjana, dan Diploma Periode IV Maret Tahun Akademik 2025-2026. Sebanyak 94,7% lulusan calon Abinila periode Maret ini merupakan calon-calon penyumbang terciptanya Kelulusan Tepat Waktu (KTW) bagi Jurusan Administrasi Bisnis. KTW merupakan jumlah mahasiswa Program Sarjana (S1) yang berhasil menyelesaikan studi kurang atau sama dengan empat tahun, jika dibandingkan dengan total mahasiswa aktif pada angkatan tersebut (angkatan 2022).

Rata-rata Indek Prestasi Kumulatif (IPK) para calon Abinila Yudisium periode IV Maret ini adalah 3,75 (dalam skala 4,00). IPK merupakan rata-rata nilai seluruh mata kuliah dari semester pertama hingga akhir dengan skala 0,00 s.d 4.00 yang mencerminkan prestasi akademik lulusan. IPK dapat digunakan sebagai salah satu syarat melamar pekerjaan. Sebagian besar calon Abinila (57,89%) memiliki IPK lulusan diatas rata-rata. Selain itu, nilai IPK juga digunakan sebagai syarat untuk mengajukan beasiswa atau syarat untuk melanjutkan studi ke jenjang Magister (S2).

Rata-rata lama studi calon Abinila pada Yudisium Periode IV Maret 2026 ini juga sangat menggemberikan, yaitu hanya 3,48 tahun. Artinya mereka semua memiliki prestasi yaitu kecepatan dalam menyelesaikan studi sarjana di Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis FISIP Unila yang berhasil lulus sebagai sarjana kurang dari 3,5 tahun. Masa studi normal untuk sarjana adalah 4,00 tahun (8 semester), sedangkan batas maksimal studi adalah 7,00 tahun (14 semester).

Sebagian besar (78,95%) calon Abinila Yudisium Periode IV Maret 2026 juga memiliki TOEFL diatas rata-rata yang dipersyaratkan bagi calon lulusan Unila (≥450). Universitas Lampung memiliki kebijakan bahwa calon lulusan diupayakan harus memiliki nilai TOEFL ≥450. Nilai Test of English as a Foreign Language (TOEFL) adalah nilai yang menunjukkan kemampuan bahasa Inggris bagi penutur non-asli dengan ujian terstandar secara internasional. Nilai TOEFL bagi calon lulusan diantaranya berfungsi sebagai syarat untuk melanjutkan studi (S2), melamar beasiswa, melamar kerja, atau untuk kepentingan institusional lainnya.

Dalam kesempatan sambutannya, Dekan FISIP Unila Prof. Dr. Anna Gustina Zaenal, S.Sos, M.Si mengucapkan “Kami keluarga besar Fisip Unila mengucapkan minal aidzin walfaidzin untuk kita semua yang merayakan IduL Fitri 1447H,” ucapnya. Dekan Fisip juga menyampaikan harapannya   semoga dalam 20 atau 30 tahun kedepan akan bertemu kembali dalam kondisi yang lebih baik lagi. “Semoga kalian semua ada yang menjadi bupati, kepala dinas, CEO, social worker yang hebat-hebat”, ucapnya. Dekan Fisip juga menghimbau kepada calon lulusan agar paling lambat 6 bulan kedapn harus harap mengisi tracer studi pada website http://tracerstudy.unila.ac.id/#/verifikasi/1. Tracer ini diperlukan untuk proses akreditasi program studi. Terakhir Dekan Fisip menyampaikan salam hornat untuk keluarga lulusan dan ucapan terimakasih dan apresiasi untuk peserta yudisium yang akan di wisuda pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Terpisah Ketua Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis FISIP Unila, Dr. Ahmad Rifa’i, S.Sos, M.Si menjelaskan bahwa saat ini Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis FISIP Unila telah Terakreditasi UNGGUL BAN-PT dan juga Terakreditasi Internasional FIBAA (Foundation for International Business Administration Accreditation). “Lulusan Jurusan Administrasi Bisnis FISIP Unila akan terbantu dalam memperoleh pekerjaan dengan melampirkan akreditasi UNGGUL dan FIBAA ini”, jelasnya. Pengisian tracer study juga merupakan salah satu upaya untuk mempertahankan akreditasi ini. Selain itu, “pada tahun 2025 Jurusan Adm Bisnis FISIP Unila juga berhasil mencapai kelulusan tepat waktu (KTW) sebesar 69,68%”, tambahnya.