
Jurusan Administrasi Bisnis FISIP Unila menggelar kuliah tamu bertajuk Kontribusi Youthpreneur Di Provinsi Lampung pada Kamis, 24 Oktober 2019 di Gedung D.3.1 yang diikuti oleh mahasiswa angkatan 2018 dan 2019. Kuliah tamu kali ini menghadirkan 3 orang pengusaha muda milenial di Provinsi Lampung. Mereka adalah Ketua Umum BPD HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Lampung sekaligus Direktur Utama PT Hulu Batu Perkasa (HBP) Arie Nanda Djausal, ST, MM, Ketua Umum HIPMI PT (Perguruan Tinggi) Lampung sekaligus pemilik Teropong Kota dan Almount Activity Rezi Novaldi Putra dan Co-Founder Kiyo Group Rajib Abi Bakri.

Dalam presentasinya Arie Nanda mengatakan “pengusaha itu di bagi menjadi tiga jenis, pertama, pengusaha ‘by nasib’ yaitu pengusaha yang tidak sekolah, terpaksa berbisnis untuk bertahan hidup, dan akhirnya berhasil,” tuturnya. Kedua adalah pengusaha ‘by nasab’ yaitu pengusaha yang sanggup bersekolah dan kuliah, kemudian melanjutkan bisnis keluarga, dan berhasil. Ketiga adalah pengusaha ‘by design’. ”Ini adalah jenis pengusaha yang sedang dipersiapkan oleh HIPMI,” ujarnya. Dalam hal ini calon pengusaha dari manapun dan apapun latar belakangnya sengaja di didik dan “diciptakan” untuk menjadi seorang pengusaha.

Arie Nanda juga menceritakan awal mula dan suka duka ketika mendirikan PT HBP tahun 2010. “PT HBP saya dirikan setelah membaca MP3EI (Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia) pemerintah RI. Saat itu saya berfikir akan segera dibangun jalan tol ruas Bakauheni – Terbanggibesar, sehingga saya berfikir akan memerlukan batu split dan batu cor yang banyak” jelasnya. Ternyata diperlukan waktu yang lama untuk membebaskan lahan masayarakat untuk memulai proyek tersebut. “Alhamdulillah selama 3 tahun beroperasi 2011 – 2013 perusahaan saya rugi,” jelasnya sambil tersenyum. PT HBP baru bisa membubuhkan laba pada tahun 2014, setelah tiga tahun beroperasi. Sementara itu Rezi Novaldi menjelaskan tentang HIPMI PT. Menurutnya “dalam HIPMI PT kita akan dipertemukan dengan mahasiswa-mahasiswa yang memiliki kesamaan passion, yaitu berwirausaha atau berbisnis” jelasnya. Di HIPMI PT berkumpul para mahasiswa yang sudah memiliki usaha, para pengusaha pemula, pengusaha yang sedang merintis usaha, dan bahkan belum memiliki usaha namun sudah memiliki passion untuk berbisnis.

Pada bagian akhir presentasi, Rajib Abi memaparkan tentang pentingnya para calon pengusaha untuk memilih dan menentukan jenis usaha yang unik yang akan mereka geluti. “Calon pengusaha harus mampu berfikir out of the box,” jelasnya. Calon pengusaha harus memiliki pembeda dan penciri satu sama lain. Calon pengusaha juga harus paham dan bisa menemukan sebuah momentum dan peluang. Ketua Jurusan Administrasi Bisnis Ahmad Rifa’i, SSos, MSi menyatakan “ini merupakan kerjasama dan kolaborasi yang ke-4 antara Jurusan Bisnis dengan HIPMI Lampung dalam 10 tahun terakhir ini. Kami memang memiliki hubungan “istimewa” dan saling menguntungkan dengan HIPMI Lampung,” jelasnya. (AR)