Tahun Kedua Jurusan Administrasi Bisnis Kembali Menerima Inbound International Student Asal Asia Tengah

Rekognisi dari dunia internasional kembali diraih oleh Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis FISIP Universitas Lampung melalui kegiatan inbound international student dari kawasan Asia Tengah. Untuk kedua kalinya, Jurusan kembali memperkuat atmosfer internasional dengan hadirnya mahasiswa asing asal Tajikistan, Bakhtinur Bakhtiyorovich Rakhmanov (2516051146), yang resmi bergabung sebagai mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026. Pada tahun akademik sebelumnya Jurusan juga telah menerima inbound international student dari negara Sudan yaitu, Ahmed Kamalaldin Mohamed Alhassan Gorani (2316051129) yang masuk pada tahun akademik 2023/2024. Inbound mahasiswa internasional adalah mahasiswa dari negara lain yang datang untuk mengikuti perkuliahan di Jurusan Administrasi Bisnis FISIP Universitas Lampung untuk memperoleh gelar Sarjana S1 Ilmu Administrasi Bisnis.

Bakhtinur Bakhtiyorovich Rakhmanov, pria berkacamata, berkulit putih, berbadan langsing, dengan tinggi badan 170cm ini merupakan anak pertama dari tiga bersaudara, kelahiran Tajikistan Desember 2006. Tajikistan dikenal sebagai negara pegunungan dengan 93% wilayah berbentuk perbukitan. Di Tajikistan, ia gemar bermain sepak bola dan Buzkashi, olahraga berkuda tradisional yang populer di sana. Bakhtinur, panggilan akrabnya, mengungkapkan bahwa keputusan pertama kali berkuliah di Indonesia merupakan langkah besar dalam hidupnya. Penerbangan menuju Indonesia adalah pengalaman pertamanya ke luar negeri.

Awalnya ia mempertimbangkan kampus di Jakarta, namun akhirnya memilih Unila karena suasananya kondusif dan rekomendasi positif yang diterimanya. Bakhtinur memilih Administrasi Bisnis atas rekomendasi ibunya yang memiliki latar belakang serupa. Sementara itu, ayahnya bekerja di Polandia. Ia berharap setelah lulus dari Unila dapat memulai karir profesionalnya ke Eropa untuk bertemu sang ayah. Bakhtinur berharap bisa menyelesaikan studinya dengan baik dan membuka jalan menuju Eropa setelah lulus. “Saya ingin sukses di Unila dan memulai karir profesional ke Eropa,” ungkapnya.

Indonesia dengan pantainya yang indah juga menjadi daya tarik kuat bagi Bakhtinur. “Indonesia sangat berbeda dengan Tajikistan. Saya ingin melihat alam yang baru dan budaya yang berbeda,” ujarnya. Selama di Indonesia, ia berencana mengikuti berbagai kegiatan volunteering di Unila. Saat ini Bakhtinur tinggal di Rusunawa (Rumah susun mahasiswa) Unila dan aktif belajar Bahasa Indonesia bersama mahasiswa internasional lainnya. Ia menjelaskan teman-teman di kelas sangat membantu dalam memahami pelajaran dan beradaptasi. Ketua Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis, Dr. Ahmad Rifa’i, S.Sos., M.Si., menyambut baik kehadiran Bakhtinur. “Kehadiran mahasiswa internasional ini merupakan bukti bahwa Jurusan kami semakin dipercaya di tingkat global. Kami bangga bisa menjadi rumah baru bagi mahasiswa dari berbagai negara. Semoga mereka dapat belajar dengan nyaman, berkembang secara akademik, dan membawa pengalaman berharga dari Unila ke negaranya,” jelasnya.