Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis FISIP Universitas Lampung kembali menunjukkan eksistensinya dalam pengembangan kewirausahaan mahasiswa. Dalam program Bantuan Modal Usaha Mahasiswa FISIP Unila 2025, sebanyak 7 proposal bisnis dinyatakan lolos dan mendapatkan pendanaan. Capaian tersebut melibatkan 25 mahasiswa yang siap menjalankan beragam ide usaha kreatif dan potensial.
Adapun ide bisnis dari mahasiswa Jurusan Administrasi Bisnis yang berhasil didanai meliputi:
- Model Bisnis PT Edupreneur Solusi Nusantara (Dimas Firmansyah, Sirojul Munthadir A, Yusyanis Haniy Pratiwi)
- Crush Bread (Verrick Martine, Fina Novika Putri, Rizky Bayu P, Samantha Cherish Silaban)
- Ayam D’Lele (Anggi Handika, Fadia Aprilia Saputri, Aidin Wahyu Muntaha, Zulfa Febrina Putri M)
- Bimbingan Belajar MY IQ (Haura Zhafira Ristiyanti, Mayang Bulan C, Hadyan Fikri Zaltha, Naufal Ahmad Nur A)
- Tahu Flip (Muhammad Aditya Rizky, Anesya Harum T, Talitha Aurellia Novri)
- Sweet Sunday (Irfan Hafizh H, Bryan Billy Bahrul Alam, M. Faidz Aljiddan)
- Betta House (Muhammad Saddam Al H, Rama Putra H, Fakhri Kaesar R.W, Marvin Pratama)

Dalam Progam Bantuan Modal Usaha ini, terdapat 35 proposal dari seluruh jurusan di FISIP yang didanai dan melibatkan 122 mahasiswa. Jurusan Administrasi Bisnis menjadi penyumbang terbanyak nomor tiga dalam program ini. Keberhasilan ini menunjukkan komitmen jurusan dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU)-2, yaitu mendorong mahasiswa berwirausaha dan menciptakan usaha sendiri. Program ini juga sejalan dengan semangat Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang menekankan pengembangan kompetensi di luar kelas.
Dr. Ahmad Rifa’i, S.Sos., M.Si, selaku Ketua Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis, menyampaikan apresiasinya atas capaian para mahasiswa. “Kami sangat bangga dengan semangat berwirausaha yang ditunjukkan oleh mahasiswa kami. Ini bukan hanya sekadar proposal, tapi bukti bahwa mereka memiliki inisiatif dan keberanian untuk menciptakan lapangan kerja. Kami akan terus mendorong dan memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan potensi bisnis mereka agar mampu menjadi wirausahawan muda yang tangguh dan berdampak,” ujarnya.