Kuliah Tamu Bersama GoGoCampus: Build Our Own Businesses Start with a KEPO

Membangun sebuah bisnis tentu saja bukan semudah membalikkan telapak tangan. Bermula dari menemukan ide bisnis saja mungkin sudah merupakan kesulitan tersendiri untuk beberapa orang. Belum lagi merealisasikan ide bisnis dan menjalankan bisnis yang sudah susah payah dibentuk. Pengalaman ini lah yang dibagikan oleh salah satu start up di kota Bandarlampung, GoGoCampus, kepada para mahasiswa jurusan Ilmu Administrasi Bisnis angkatan 2016 pada mata kuliah E-Business. Dalam pertemuan singkat Kuliah Tamu Bersama GoGoCampus, para mahasiswa mendapatkan pengalaman baru seputar bagaimana GoGoCampus, sebagai start up yang fokus pada bidang pendidikan mampu bertahan di era digital saat ini, bermula dari latar belakang pembentukan ide bisnis, menemukan partner yang memiliki kesamaan visi dan misi, cerita jatuh bangunnya Tim GoGo dalam membangun bisnisnya, hingga terobosan yang akan direalisasikan dalam waktu terdekat ini.

Sebagai mahasiswa FKIP, crew GoGoCampus memiliki cerita yang cukup menarik dalam proses pembentukan ide bisnisnya. Diawali dengan niat hanya ingin mengabdikan diri dalam dunia pendidikan dengan cara membina dan membimbing adik-adik di desa yang kesulitan mendapat akses pendidikan, hingga mereka menemukan partner bisnis yang sesuai dengan harapan mereka.

Dalam perjalanan bisnisnya, GoGoCampus menceritakan bahwa mereka hanya bermodalkan keingin tahuan yang sangat tinggi untuk tetap mampu menginspirasi adik-adik di desa agar bisa mengenyam pendidikan tinggi. “Aku sih kepo yaa sama hal-hal tentang bisnis, biar GoGo tetep bisa jalan, karena aku bukan orang yang punya basic knowledge tentang bisnis”. Begitulah pernyataan salah satu pembicara yang mewakili GoGoCampus, Desi Setianingrum, Manager GoGoCampus. Pengalaman ditinggal personil/ partner bisnis pun sempat sedikit disinggung. Namun, seiring berjalannya bisnis ini, dengan kekuatan positif dari optimisme serta keterbukaan untuk terus belajar dari masing-masing anggota tim, bisnis ini pun mampu bertahan sampai saat ini. Hingga saat ini sudah dikenal oleh siswa/i di luar kota Bandarlampung dan terus mengembangkan ide pembinaan siswa/i daerah dalam mempersiapkan diri di era serba digital ini dengan mengusung terobosan kelas vokasi untuk siswa/i SMA sederajat. Jatuh bangun proses pendirian bisnis yang diceritakan tim GoGoCampus, diharapkan mampu menginspirasi para mahasiswa Ilmu Administrasi Bisnis agar mampu membangun bisnisnya sendiri. Jika orang-orang yang tidak memiliki basic knowledge tentang bisnis saja mampu membangun bisnisnya sendiri seperti GoGoCampus, lalu kenapa sebagai mahasiswa Ilmu Administrasi Bisnis yang sudah memiliki basic knowledge tentang bisnis merasa pesimis ketika hendak membangun bisnisnya sendiri?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *