
Medio Oktober tahun 2025 merupakan satu bulan yang menjadi berkah dan kebahagian bagi civitas akademika Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis FISIP Unila. Pada bulan ini salah seorang mahasiswi telah berhasil mempersembahkan prestasi UNGGUL non akademik-bakat minat bagi jurusan. Eka Sastria (2216051138) telah berhasil menjadi salah satu penerima Hibah Bantuan Modal Usaha Tenaga Kerja Mandiri Pemula (TKMP) Kementerian Ketenagakerjaan RI 2025. TKMP Kemnaker 2025 adalah program untuk (calon) wirausaha baru bagi mahasiswa yang memberikan modal usaha Rp 5 juta, pelatihan, dan pendampingan bisnis untuk mendorong kemandirian ekonomi dan penciptaan lapangan kerja bagi kelompok masyarakat yang memulai usaha mikro. Pengumuman kelulusan hibah ini mengacu pada SK Pejabat Pembuat Komitmen Direktorat Bina Perluasan Kesempatan Kerja Ditjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Dan Perluasan Kesempatan Kerja No. 3/363/Pk.03.03/X/2025 Tentang Penerima Bantuan Pemerintah Program Pembinaan Ketenagakerjaan Bantuan Tenaga Kerja Mandiri Pemula Tahun 2025 Sebanyak 5.675 Orang yang ditandatangani pada 15 Oktober 2025.

Dari hitam manis, berhijab, berkacamata, bertubuh langsing, dengan tinggi badan 161cm dan berat badan 50kg, kelahiran Pesawaran Februari 2004, yang biasa dipanggil SAS ini merupakan anak semata wayang buah hati Bapak Komarudin dan Ibu Sunarni. “Saya memperoleh info hibah ini dari medsos TikTok dan IG Kemenaker”, jelas SAS. Proses seleksi hibah ini melalui dua tahap, yaitu seleksi administrasi dan wawancara. Saat seleksi administrasi, calon peserta wajib mengunggah data diri, foto KTP, KK, pas photo, indentitas usaha, dan deskripsi usaha pada website https://bizhub.kemnaker.go.id. SAS memilih usaha makanan ringan berbasis pisang kepok manado. “Dalam deskripsi saya menjelaskan bahwa keripik pisang ini memiliki sentuhan krim yang meleleh di mulut”, jelasnya.

Pisang kepok manado ini diolah menjadi keripik yang renyah dan menggugah selera, lalu dilapisi dengan berbagai varian rasa yang unik. Inovasi ini tidak hanya menciptakan produk yang lezat dan menarik tetapi juga menghadirkan pengalaman baru yang memuaskan bagi para pencinta makanan ringan. “Kripik pisang ini saya beri Kripsang Oosir, yang diilhami dari nama member Blackpink yang di baca secara terbalik di photocard kolabolasi dengan Oreo. Nama membernya Jisoo dan kalau di baca terbalik menjadi Oosir”, jelas SAS sambil tersenyum cerah.

Seleksi wawancara dilakukan secara daring (zoom) oleh Dinas Kemnaker Kab/Kota. Pada tahap ini peserta diminta menjelaskan identitas usahanya, meliputi nama usaha, bidang usaha, keunggulan, dan alamat usaha. “Saat itu saya menjelaskan bahwa keunggulan usaha saya adalah harga yang terjangkau, praktis, siap konsumsi, dan dapat membantu petani pisang”, jelas SAS. Kripsang Oosir ini di jual dengan harga Rp 7.000 untuk ukuran plastik ziplock 10cmx17cm. Kripsang Oosir memiliki empat varian rasa, yaitu coklat, tiramisu, greentea, dan strawberry. Usaha ini sudah berdiri sejak Oktober 2023 di Bandar Lampung. Bahan baku pisang kepok manado diperoleh langsung dari petani di daerah Kampung Baru, Rajabasa, Bandar Lampung. Terpisah, Ketua Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis, Dr. Ahmad Rifa’i, S.Sos, M.Si menyampaikan rasa bangganya atas prestasi ini. “Aktivitas ini sesuai dengan profil lulusan kami, yaitu mencetak calon-calon lulusan menjadi wirausahawan baru”, jelasnya.