Galeri Investasi melalui Tim pelaksana Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung (FISIP Unila) sukses menggelar Seminar Nasional dengan tema Pengaruh Transisi Pemerintahan Republik Indonesia terhadap Pergerakan Saham. Seminar ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya mahasiswa dan para investor, mengenai literasi finansial dan pasar modal terkini.

Dalam sambutanya Dr. K. Bagus Wardianto. S.Sos., M.A.B menyatakan bahwa Tema yang diangkat mencerminkan dinamika terkini, di mana transisi pemerintahan dari Presiden Joko Widodo ke Kabinet Presiden Prabowo Subianto diperkirakan memberikan dampak signifikan terhadap pergerakan saham di Indonesia dimasa 5th kedepan dan Seminar ini diharapkan mampu memberikan wawasan baru kepada para peserta, baik yang baru mengenal dunia saham maupun yang sudah mendalami pasar modal.
Acara ini menghadirkan dua pemateri berkompeten di bidangnya, yaitu Dendi Amin, dari Bursa Efek Indonesia KP Lampung, dan Bapak Fath Alliansyah Budiman, Head of Investment Specialist dari Maybank Sekuritas Indonesia, dan di Moderatori langsung oleh Dosen yang memang ahli dan kompeten dibidang Pasar Modal yang memiliki Izin WPPE dari OJK dan Penulis beberapa buku Pasar Modal yaitu bapak M Iqbal Harori. S.A.B.,M.Si. sehingga berjalanya seminar mengalir dengan santai nan berbobot. Kehadiran mereka memberikan pandangan strategis mengenai pasar modal sekaligus membahas isu-isu terkini terkait pengaruh kebijakan pemerintah terhadap pergerakan saham.

“Kami ingin mensosialisasikan literasi finansial dan pasar modal kepada masyarakat, khususnya mahasiswa di Lampung. Pasar modal adalah topik yang menarik, tetapi literasi saham masih menjadi tantangan bagi banyak anak muda,” ujar perwakilan panitia dari KSPM FISIP Unila. Seminar ini berhasil menarik minat yang luar biasa, dengan total peserta mencapai 160 orang, terdiri dari 130 peserta yang hadir secara langsung di lokasi dan 30 peserta lainnya mengikuti secara daring. Tingginya antusiasme peserta bahkan sempat menjadi kendala teknis karena kapasitas gedung hanya mampu menampung 130 orang. Namun, panitia berhasil mengatasinya dengan menyediakan alternatif agar semua peserta tetap dapat mengikuti acara tanpa hambatan.

Galeri Investasi dan KSPM FISIP Unila berharap seminar ini tidak hanya menjadi ajang edukasi tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat branding Galeri Investasi melalui KSPM sebagai wadah pembelajaran dan pengembangan literasi finansial di kalangan mahasiswa dan Masyarakat. “Semoga para peserta, baik yang baru mengenal saham maupun yang sudah berpengalaman, bisa mendapatkan wawasan baru dari seminar ini. Kami berharap acara ini menjadi langkah kecil untuk meningkatkan literasi keuangan generasi muda,” tambah perwakilan panitia. Seminar Nasional Pasar Modal ini menjadi bukti komitmen Galeri Fisip dan KSPM FISIP Unila dalam mendorong pemahaman dan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya literasi pasar modal. Keberhasilan acara ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang.