Prestasi kinerja UNGGUL kembali diraih oleh Jurusan Ilmu Administrsai Bisnis Fisip Unila. Untuk kedua kalinya, Jurusan berhasil memperoleh penghargaan dan Hibah Insentif Kelulusan Tepat Waktu (KTW) Semester Genap 2024/2025 dilingkungan Universitas Lampung. Pada tahun sebelumnya, yaitu pada Semester Genap 2023/2024 (Tahun 2024) Jurusan juga telah berhasil meraih hibah insentif KTW Unila. KTW merupakan jumlah mahasiswa Program Sarjana (S1) yang berhasil menyelesaikan studi kurang atau sama dengan empat tahun, jika dibandingkan dengan total mahasiswa aktif pada angkatan tersebut. Pada Semester Genap 2024/2025 ini, KTW yang di hitung adalah persentase tingkat kelulusan untuk mahasiswa yang masuk pada Tahun Akademik 2021/2022. Dengan kata lain, mahasiswa Angkatan 2021 yang lulus paling lambat bulan Agustus 2025 (Genap 2024/2025) adalah lulusan yang masuk dalam kategori KTW. Hibah insetif KTW ini merupakan hibah dari Universitas Lampung yang diberikan kepada Jurusan/Prodi yang melampui KTW diatas 30%.

“Sampai dengan bulan Agustus 2025, persentase jumlah mahasiswa Angkatan 2021 kami yang sudah lulus mencapai 69,68%”, jelas Dr. Ahmad Rifa’i, S.Sos, M.Si selaku Ketua Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis Fisip Unila. Berdasarkan rilis resmi dari Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) dan Biro Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Lampung, capaian KTW 69,68% ini merupakan yang tertinggi (Juara 1) di lingkungan Fisip Unila, diatas 5 Jurusan Sarjana (S1) lainnya, yaitu Sosiologi, Pemerintahan, Komunikasi, Administrasi Negara, dan Hubungan Internasional. Dengan capaian persentase KTW ini juga Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis berhasil mencapai posisi menjadi 6 Terbaik KTW Prodi S1 di lingkungan Universitas Lampung.

Hibah insentif KTW ini dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok pertama 30% < KTW < 40% dengan nilai insentif Rp 5 jt untuk D3 dan Rp 10 juta untuk S1. Kelompok kedua 40% < KTW < 50% dengan nilai insentif Rp 10 jt untuk D3 dan Rp 15 juta untuk S1. Kelompok ketiga KTW > 50% dengan nilai insentif Rp 15 jt untuk D3 dan Rp 25 juta untuk S1. “Alhamdulillah kami berada pada kelompok ketiga dan memperoleh insentif Rp 25 juta”, jelas Ketua Jurusan Administrasi Bisnis. Hibah Insentif KTW ini digunakan untuk melaksanakan 3 kegiatan, yaitu Lokakarya Evaluasi dan Strategi KTW Prodi, Penyusunan Rencana Pembelajaran (RPS) Berbasis Project Based and Case Methode, dan Pelatihan Publikasi Ilmiah Bagi Mahasiswa. “Kami memanfaatkan dana insentif KTW ini untuk meningkatkan KTW tahun berikutnya dan untuk pengembangan kompetensi calon lulusan”, jelas Ketua Jurusan Administrasi Bisnis Fisip Unila.