Tim P2MW Administrasi Bisnis Lolos ke KMI Award XVI Kemendiktisaintek di Universitas Tidar Magelang

Kabar gembira kembali diterima oleh civitas akademika Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis FISIP Unila. Proposal hibah kewirausahaan yang berjudul “TANIKA (Tanaman Inovatif Karya Anak Bangsa): Bisnis Urban Farming Sayur Daun dan Buah Sebagai Solusi Pangan Sehat Rumah Tangga” yang sebelumnya telas lolos Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Kemendiktisaintek Dirjen Dikti Tahun 2025, kini juga berhasil lolos dalam Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVI yang di gelar tanggal 19-21 November 2025 di Universitas Tidar Magelang. Proposal P2MW “TANIKA” ini adalah hasil karya dari dua mahasiswi Administrasi Bisnis angkatan 2023, Jovita Melita (NPM 2316051114) dan Feandra Salsabilla (NPM 2316051018) bersama rekannya dari Jurusan Manajemen, Sella Marlina A. Mereka bertiga sekaligus menjadi salah satu dari 3 kontingen wakil Universitas Lampung dalam gelaran KMI XVI ini.

Keputusan lolos KMI XVI 2025 ini termaktub dalam Surat Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti, yang ditandatangani oleh Beny Bandanadjaja pada 17 Oktober 2025. KMI Expo merupakan ajang bertemunya (calon) wirausaha mahasiswa dari seluruh PTN/PTS di Indonesia untuk saling berkompetisi, mengenalkan produk dan/atau karyanya, dan ajang saling membangun jejaring usaha. Wakil kontingen KMI dari Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis akan memperkenalkan produk & kreasinya tentang usaha budidaya inovatif untuk menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga. Budidaya inovatif ini terwujud dalam bentuk budidaya tanaman sayur daun dan sayur buah organik seperti cabai, tomat, sawi, dan bayam. “Tanaman ini akan kami jual dalam bentuk polybag untuk satu jenis tanaman dengan harga rata-rata Rp 25.000,-” jelas Jovita.

Usaha budidaya inovatif ini juga semakin menarik dan sangat berguna karena juga bertujuan untuk memanfaatkan limbah rumah tangga dan dapat mengurangi pencemaran. Bagaimana tidak, polybag yang digunakan untuk budidaya dibungkus menggunakan baju-baju bekas, karung bekas, plastik bekas, dan lain-lain. Selain itu polybag juga dapat diganti menggunakan bekas botol minuman. Ini merupakan sebuah langkah nyata menuju wirausaha hijau yang berdampak sosial. Terpisah, Ketua Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis FISIP Unila, Dr. Ahmad Rifa’i, S.Sos, M.Si menyampaikan rasa bangganya. “Ini merupakan salah satu bukti bahwa pembelajaran di jurusan kami mampu mencetak calon-calon wirausahawan yang mandiri dan berdampak sosial,” jelasnya.

Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis FISIP Unila secara kelembagaan telah terus berusaha dan mengabdikan diri untuk mencetak calon-calon lulusan yang akan memiliki profil lulusan, diantaranya menjadi seorang wirausaha (entrepreneur), manager bisnis (buiness manager), atau seorang analis bisnis (business analyst). Selain itu jurusan juga bertekat untuk menciptakan calon lulusan memiliki karakteristik entrepenuer dan professional.