Mayang, Kembali Raih Juara 1 Duta GenRe Provinsi Lampung 2025

Prestasi membanggakan kembali diraih Mayang Bulan Chalista, mahasiswi Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis. Mayang meraih Juara 1 Duta Generasi Berencana (GenRe) Provinsi Lampung 2025 yang diselenggarakan oleh PIK-R Raya bekerja sama dengan BKKBN Provinsi Lampung. Sebelumnya, Mayang juga berhasil menjadi Juara 2 Dunta Genre tingkat Universitas.

Ajang ini diikuti oleh 156 peserta dari berbagai daerah dengan rentang usia 17–20 tahun. Setelah melalui berbagai tahap seleksi yang ketat, mulai dari tes tertulis, wawancara, diskusi kelompok, hingga karantina, Mayang berhasil tampil sebagai yang terbaik.

Dalam proses seleksi, Mayang mempresentasikan program advokasinya bertajuk SAYANG (Sahabat Mayang) yang fokus pada advokasi pendidikan remaja dan pendampingan belajar lewat program my-IQ. Ia juga menyoroti isu-isu sosial yang relevan bagi remaja, termasuk upaya pencegahan pergaulan bebas seperti LGBTQ dan kekerasan di lingkungan sekolah.

Puncak acara berlangsung pada 17 Juli 2025 dan dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, termasuk Bunda GenRe Provinsi Lampung, Ibu Purnama Wulan Sari selaku Istri dari Gubernur Lampung 2025-2030. Mayang sukses masuk ke babak Top 5 dan tampil percaya diri saat sesi Q&A, di mana ia mendapat pertanyaan tentang isu “fatherless” yang ia jawab berdasarkan data dan pengalaman lapangan.

Sebagai Juara 1, Mayang akan mewakili Provinsi Lampung dalam ajang Duta GenRe Nasional 2025. Program advokasinya akan dievaluasi melalui aktivitas nyata yang terdokumentasi di media sosial pribadi dan berbagai kegiatan lapangan selama satu tahun ke depan.

Mayang berharap pencapaiannya ini bisa menjadi motivasi bagi mahasiswa Unila lainnya untuk terus berkarya dan berdampak di tengah masyarakat. Ia juga membutuhkan dukungan penuh dari universitas dan khususnya jurusan untuk bisa menjalankan program nya dengan baik.

Ketua Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis, Dr. Ahmad Rifa’i, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasinya, “Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa kami mampu bersaing tidak hanya secara akademik, tetapi juga dalam bidang sosial dan kepemudaan. Ini juga menjadi kontribusi penting dalam mempertahankan akreditasi prodi kami,” tegasnya.