Jurusan Adm Bisnis Melakukan Evaluasi SIAKAD Semester Ganjil T.A 2018/2019

Kamis 4 April 2019 Jurusan Adm Bisnis mengikuti Workshop dan Evaluasi SIAKAD Semester Ganjil T.A 2018/2019 yang diselenggarakan Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) di Kampoeng Wisata Tabek Indah Natar Lampung Selatan. Evaluasi diikuti oleh Para Dekan, Wakil Dekan Bid Akademik dan Kerjasama, UPT TIK, LP3M, Ketua Jurusan/PS Diploma, Sarjana, dan Pasca Sarjana, Kasubbag Akademik, Manajer SIAKAD, dan Operator Akademik Fakultas dilingkungan Unila. Acara evaluasi di isi nara sumber Harsono Sucipto, S.H, M.H (Plt Ka Biro Akademik) dan Bambang Sundari, S.Kom (Kasubbag Sarana Pendidikan). Turut hadir sebagai peserta Ketua Jurusan Adm Bisnis Ahmad Rifa’i, S.Sos, M.Si. Pada kesempatan evaluasi SIAKAD ini mengevaluasi permasalahan yang sering terjadi dalam Transaksi Akademik yang dilakukan oleh Jurusan sebagai unit terkecil dalam transaksi akademik.

Evaluasi tersebut meliputi (1) adanya keterlambatan pengisian nilai yang menyebabkan munculnya jadwal perpanjangan lebih dari sekali (2) banyaknya mahasiswa yang meminta pengisian (perbaikan) KRS di luar jadwal karena terlambat membayar UKT (3) keputusan drop out mahasiswa yang terlalu lama karena kesalahan validasi data (4) jumlah SKS yang tidak sama antara KHS dan KRS (5) adanya perbedaan jumlah SKS pada mata kuliah yang memiliki karakteristik sama (6) keterlambatan proses entry nilai karena keterlambatan pembayaran UKT (7) reset password dosen kontrak yang tidak bisa dilakukan dari menu Siakad sehingga di-cover Sipuda (8) pembatasan perubahan dosen pengampu maksimal sebelum pengisian nilai untuk menjaga konsistensi data ke Forlap DIKTI (9) perbaikan nilai terlambat maksimum satu semester melalui menu WD I Sipuda agar mudah di laporkan ke Forlap DIKTI (10) perlunya proteksi nilai D lebih dari empat mata kuliah pada transkrip (11) proses pengunduran diri mahasiswa yang informasinya belum lengkap dan berpengaruh pada status database Siakad (12) SDM Tim Teknis Siakad yang belum siap mengembangnkan Siakad berbasis Python dan (13) Siakad sudah tidak dikembangkan lagi dan perlu versi baru (re-enginering).